June 7, 2009

Empat asteroid menuju Bumi


Asteroid 1997XF11 akan menghantam bumi pada 2028.

Asteroid 1997XF11, ditemukan pada 6 Desember 1997 oleh James Scotti dari Arizona Spacewatch Program, Asteroid tersebut akan sangat dekat dengan bumi pada 2028. Akan tetapi, berlawanan dengan laporan-laporan awal, tidak ditemukan adanya bahaya asteroid tersebut menghantam bumi.



Seperti semua asteroid yang bersinggungan dengan bumi, XF11 mungkin suatu hari akan menabrak planet kita ini, tapi sepertinya kejadian ini akan masih jauh dari kenyataan. Dan saat ini planet kita lebih beresiko dalam bahaya oleh asteroid yang tidak dikenal daripada XF11 atau obyek lain yang telah ditemukan

Asteroid Besar 2003 QQ47 dapat Menghantam Bumi Pada Tahun 2014

Para astronom amerika telah memperingat kepada British space monitor. Menurut mereka kemungkinan terjadinya benturan benda langit ini dengan bumi kita adalah 1:909.000 sangat kecil sekali ?? Asteroid yang diberi nama "2003 QQ47" menurut penghitungan para ahli astronom, asteroid ini diperkirakan akan menabrak bumi pada 21 maret 2014. lebih lanjut para ilmuwan memperkirakan jika asteroid ini menghantam bumi maka kekuatannya akan setara dengan 20 juta kali lipat dari bom atom yang pernah terjadi di hiroshima. Kira-kira bisa ngancurin 1 benua, tapi lihat perbandinganya 1:909.000..mendekati 0%.



Asteroid 1999 RQ36 yang Menghampiri bumi 160 tahun lagi

Asteroid 1999 RQ36 ditemukan sepuluh tahun lalu. Tapi tidak dianggap sebagai yang perlu dikhawatirkan karena baru menabrak bumi dalam seratus tahun ke depan.
Perhitungan terbaru ada kemungkinan 1:1400 asteroid itu akan menghantam bumi antara tahun 2169 hingga 2199, menurut Andrea Milani dan sejawatnya dari University of Pisa di Italia.



Asteroid itu diperkirakan berdiameter 560 meter, lebih besar dibandingkan Apophis. Asteroid Apophis memiliki kemungkinan 1 banding 45.000 bisa menghantam bumi pada 2036. Kedua asteroid bisa menghasilkan tsunami dahsyat jika jatuh ke lautan.

Aphophis Akan Mengakhiri Bumi di Tahun 2036



Apophis (dikenal juga sebagai 2004 MN4) akan menciptakan bola besi dan iridium selebar 320 meter dengan berat 200 milyar ton apabila masuk ke atmosfer bumi. Benturan dengan asteroid ini juga akan menciptakan gelombang tsunami raksasa, menyapu peisir pantai maupun daratan dan juga akan menciptakan awan debu tebal yang akan menutupi sinar matahari sehingga menjadikan bumi menjadi gelap gulita. Kemungkinan tabrakan yang diprediksi NASA hanya 1:45000. Angka yang sangat kecil sekali. Lebih kecil dibanding dengan asteroid lainnya.

June 6, 2009

Kota Terapung Masa Depan


Arsitek dari Belgia, Vincent Callebaut, mengajukan terobossan baru dalam menghadapi masalah perubahan iklim dan kepadatan, solusinya dinamai: Daun Bunga Lili.

Daun Bunga Lili ini digambarkan sebagai: prototipe kota amfibi yang mampu menghidupi diri sendiri, dengan masing2 daun mampu menampung 50.000 orang.

Di tengah Daun ini ada sebuah danau yang menampung dan menjernihkan air hujan. Kita terapung ini tidak membutuhkan jalan dan akan mengapung dan “terhanyut” ke seluruh dunia akibat pergerakan arus laut.

Desain dari Daun ini di memuat 3 marina dan 3 gunung yang dikhusukan bagi bisnis dan hiburan. Kota ini unik, karena kota ini merupakan kota amfibi, setengah kota air, setengah lagi kota darat.

Kota ini mendapat sumber daya dari matahari, angin dan arus laut, yang akan memproduksi lebih banyak energi daripada energi yang dikonsumsinya, dan akan menjadi kota yang ber-”emisi nol” karena semua karbon dan limbah akan di daur ulang.

Harapan yang ada adalah pada tahun 2100, akan ada 250 juta orang yang melarikan diri dari perubahan cuaca, yang disebut “Climactic refugee”, karena air laut akan menghancurkan kota2 seperti New York, Shanghai dan Bombai.

Vincent percaya, bahwa produknya ini adalah solusi jangka panjang untuk menghadapi naiknya air laut, dan bukannya memperkuat garis pantai, karena solusi garis pantai ini hanyalah solusi jangka pendek

Desain dari Daun ini diinspirasikan oleh daun Amazonia Victoria Regia yang memiliki tulang daun yang sangat rapat.

Tujuan Vincent adalah untuk menciptakan “hubungan harmonis antara manusia dan alam”.

The Human Genome Project


“Human genetic engineering has the potential to change human beings’ appearance, adaptability, intelligence, character, and behavior. It may potentially be used in creating more dramatic changes in humans”.
Wikipedia Genetic Engineering.

image007

Manusia telah berhasil memetakan gennya dalam proyek raksasa “The Human Genome Project”. Dengan data ini manusia mempunyai peta informasi untuk mengeksplorasi fungsi dan potensi dari tiap gen dalam tubuh manusia. Mulai dari gen yang menentukan bentuk fisik manusia, gen penyebab kanker, gen yang membentuk ingatan, gen yang menciptakan kecerdasan, bahkan gen khusus yang mengatur proses penuaan.

Ini nantinya akan memungkinkan dilakukannya rekayasa genetika untuk menciptakan manusia-manusia masa depan yang sangat unggul. Manusia dengan kesehatan sempurna, terbebas dari penyakit, berumur lebih dari 100 tahun dan mempunyai kecerdasan mendekati genius.

Bayangkan bila manusia menemukan gen spesial yang membuat Einstein menjadi genius. Lalu gen itu bisa ditransfer ke seluruh umat manusia. Atau keunggulan fisik David Beckham, atau bahkan kharisma John F. Kennedy.

Tapi rekayasa genetika tidak hanya untuk manusia, tapi juga bisa untuk tumbuhan dan hewan ternak. Rekayasa genetika bisa menciptakan padi dan gandum jenis baru dengan hasil panen yang berkali-kali lipat. Kita juga bisa menciptakan daging sapi yang lebih empuk dan gurih. Kita bahkan juga bisa menciptakan tanaman dan hewan konsumsi dengan nilai gizi yang unggul.

May 28, 2009

Amerika Pernah Ditenggelamkan Gempa




Alam pernah menghancurkan bangsa yang hidup di wilayah Amerika pada 3.600 tahun lalu. Peneliti mendapati sisa gempa dan banjir bandang menghacurkan penduduk yang tinggal di wilayah itu.

"Kelompok petani bertahan selama 2.000 tahun, dan tiba-tiba wilayah yang didiami ditenggelamkan oleh lapisan tanah,” kata anthropolog Mike Moseley dari University of Florida.

Moseley dan sejawatnya mempelajari peradaban 5.800 tahun lalu di wilayah Supe Valley dan pantai Peru. Peneliti melaporkan penemuan itu di Proceedings of the National Academy of Science.

Peneliti mendapati, petani bisa bercocok tanam di wilayah pantai yang subur itu. Masyarakat Supe mencari ikan dengan jala, membuat irigasi untuk tanaman buah-buahan, kapas serta berbagai sayuran.

Penulis pembantu dari laporan itu, Ruth Shady mengatakan kelompok manusia juga membangun piramid dari batu, ribuan tahun lalu sebelum munculnya peradaban Mayan. Tapi komunitas Supe tiba-tiba hilang sekitar 3.600 tahun lalu dan peneliti menduga ada sesuatu besar terjadi.

Mereka mendapati bekas gempa maha dahsyat atau gempa yang bersusulan meruntuhkan tembok dan membuat tanah longsor. Lapisan tanah juga menunjukkan gempa besar diikuti dengan banjir bandang.

Setelah itu muncul El Nino, periode perubahan angin di lautan Pasifik yang menyebabkan hujan besar dan merusak sistem irigasi. Selain itu membawa sisanya ke sungai dan masuk ke lautan dimana tanah dan bekas endapan terbentuk di wilayah yang luas dan menutup lapisan yang sebelumnya subur. Pada akhirnya tanah dimana kelompok Supe hidup selama berabad-abad menjadi tidak layak huni dan komunitas itu hancur.

perfectptr.com